Menikah dan Kesehatan

Para peneliti menyimpulkan hubungan komitmen jangka panjang, seperti penikahan, bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik seseorang.

Penelitian yang dipimpin David Gallacher dari fakultas Psikologi Universitas Cardiff, Inggris, mengungkapkan rata-rata orang yang menikah hidup lebih lama. Pada perempuan, pernikahan dapat kesehatan mental. Sementara itu, pada pria, pernikahan membuat kesehatan fisik meningkat. Itu menjadi kombinasi keseimbangan bagi sebuah pasangan.

Mereka melakukan jajark pendapat terhadap 100 pasangan yang menikah. Pertanyaan diberikan kepada partisipan terkait dengan kondisi pernikahan dan kesehatan fisik dan mental mereka. Sebesar 52% partisipan mengalami peningkatan kesehatan mental dan fisik karena mampu berbagi semua permasalahan mereka, termasuk keuangan, karir dan kesehatan pribadi. (Sciencedaily, dalam Media Indonesia edisi 1 Februaru 2011)

2 Responses to "Menikah dan Kesehatan"

Lala pooh said...

kalo penelitian yg pernikahannya gak bahagia gmn ya? misalnya ada yg selingkuh, mempertahankan pernikahan dg pasangan yg menyiksa lahir-batin? hihi...sutralah, gak mau pusing, pokoke aq mau pernikahan yg bahagia & bikin happy; bikin hidup makin hidup :D

yuliarinta said...

Wah kalo itu sih pembahasannya lebih lanjut mbak..
secara makanan itu, gak bakalan enak kalo bumbunya gula doang...kudu ada garem, merica, cabe, bawang merah..dll..hihihi, mentang2 makan siang ngomonginnya makanan..

Tapi aku setuju dengan mbak lala.......jadi gosipnya hidup bakalan makin hidup, santer nih...hihiihi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel