Komunikasi Verbal: Jenis Komunikasi dengan Kekuatan Kata



Komunikasi dalam pelayanan darah menjadi penting karena menjadi modal utama khususnya dalam promosi donor darah sukarela kepada masyarakat. Dalam hal ini teknisi bank darah memerlukan pemahaman dan ketrampilan serta kompetensi sosial yang mencakup pemahaman, empati dan skill komunikasi efektif.
Komunikasi terjadi dengan adanya pesan yang ingin disampaikan oleh komunikator keoada komunikan yang kemudian menimbulkan feedback yang akan melahirkan timbal balik dari pesan komunikator. Dasar utama pesan adalah konsep yang disusun berdasarkan logika berpikir. Komunikator menyampaikan pesan melalui komunikasi verbal dan non verbal.

Komunikasi Verbal: Tentang kekuatan kata-kata
Komunikasi verbal merupakan pesan-pesan verbal atau pesan berupa kata-kata yang diucapkan (vokal) maupun ditulis (visual) (Liliweri, 2006).
             
Pembentukan opini dengan pemanfaatan media massa untuk membentuk kebenaran baru

Saat ini penggunaan media sosial seolah menjadi kebutuhan pokok manusia. Proses komunikasi menjadi lebih mudah karena menjadi seolah-olah tidak berjarak. Bermacam-macam platform media sosial bermunculan seperti facebook, instagram, twitter, massenger seperti whatsapp, hangout, line serta berbasis video seperti youtube dan lain sebagainya. Berbagai media sosial ini pun mampu menyampaikan pesan dengan berbagai keunggulan masing-masing.
            Kelebihan dari media sosial yaitu pesan dapat disampaikan dengan lebih cepat dan menampilkan berbagai media baik visual, auditory maupun perpaduan keduanya sehingga mudah dicerna oleh publik. Hal ini pun banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membentuk opini publik. Selain itu, setiap orang pun dapat menyampaikan pendapat dan argumennya tentang satu hal yang disampaikan ke pubik. Saat ini semakin bermunculan penulis-penulis media sosial yang mampu membentuk opini (key opinion leader) berdasar banyaknya pengikut mereka di media sosial.
            Kebenaran adalah keadaan yang secara nilai isi sebagai sesuatu yang benar. Hal ini akan berkaitan dengan pandangan, sikap, proses berpikir secara filosofis. Kalimat seperti, “Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat” dan “Air mendidih di suhu 100 derajat Celcius” merupakan kebenaran umum. Ada proses pembuktian kebenaran untuk menjadikan kebenaran sebagai suatu pengetahuan baru.
            Di sisi lain, kebenaran juga memiliki sisi subjektif yang berarti tergantung dari sudut pandang masing-masing individu. Seperti dalam konteks pembentukan opini publik yang terjadi karena diskusi diantara para komunikan atas pesan yang disampaikan oleh komunikator. Pendapat dari para komunikan ini dapat menjadi kebenaran subjektif, apapun konteknya baik itu positif maupun negatif (Syarief, 2017)

Kekuatan kata-kata dalam komunikasi Verbal
       Proses pembentukan opini publik seperti di atas adalah salah satu bentuk komunikasi verbal.  Komunikasi ini juga merupakan jenis komunikasi yang paling lazim digunakan dalam pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, balai pengobatan maupun puskemas (Priyanto, 2009).
            Kata atau kalimat digunakan sebagai alat atau simbol untuk mengekresikan ide dan perasaan. Membangkitkan respons emosional dan memori, mengartikan objek serta melakukan observasi. Selain itu, ucapan kata atau kalimat juga dipakai untuk menyampaikan arti yang tersembunyi sekaligus sebagai sarana untuk menguji minat seseorang.
            Komunikasi verbal dapat dilakukan secara langsung (face to face) maupun tertulis. Beberapa hal yang penting dalam berkomunikasi verbal secara langsung menurut Ellis dan Nowliss (dalam Nuranah I, 2000) adalah:

a. Penggunaan bahasa
            Tingkat pendidikan, pengalaman dan kemampuan berbahasa perlu dipertimbangkan oleh motivator donor darah sukarela dalam berkomunikasi. Penggunaan bahasa dalam berkomunikasi memerlukan kata-kata yang jelas, ringkas dan sederhana. Pesan yang jelas membuat pesan menjadi benar dan tidak salah arti. Ringkas menunjukkan pesan yang disampaikan singkat dan tidak bertele-tele. Sederhana dalam berbahasa membuat pesan yang diterima menjadi mudah dipahami.

b Kecepatan
            Kecepatan berbicara dalam berkomunikasi verbal mempengaruhi makna yang ditangkap oleh komunikan. Berbicara terlalu cepat menunjukkan keadaan cemas atau sibuknya komunikator. Selain itu, komunikan akan kesulitan mencari inti dari pesan yang diterima karena ada proses berpikir dan mengartikan apa yang didengar oleh komunikan.

c. Nada suara
            Riset di tahun 2014 dari the University of Glasgow mengungkapkan, nada suara seseorang dapat mengindikasikan apakah mereka dapat dipercaya atau tidak (Anggraini, 2017). Selain itu nada suara juga dapat mempengaruhi arti kata (Priyanto, 2009). Pengaruh dari bicara dengan suara yang keras berbeda dengan suara yang lembut atau lemah.

            Salah satu komunikasi verbal yang dilakukan dalam pelayanan darah yaitu pada saat proses seleksi pendonor, adanya form yang harus diisi oleh pendonor dan interview untuk memastikan kebenaran isiannya. Prosedur ini dilakukan untuk mendapatkan data dari calon pendonor sebelum dilakukan pengambilan darah. Proses komunikasi dilakukan dengan interview yang memiliki tujuan spesifik untuk mendapatkan riwayat kesehatan dari calon pendonor.

Referensi
Anggraini, A. P. (2017, Desember 15). https://lifestyle.kompas.com. Retrieved April 25, 2020, from www.kompas.com: https://lifestyle.kompas.com/read/2017/12/15/100000420/nada-suara-bisa-indikasikan-orang-dapat-dipercaya-atau-tidak
Priyanto, A. (2009). Komunikasi dan Konseling. Jakarta: Salemba Medika.
Syarief, F. (2017). Pemanfaatan Media Sosial dalam Pembentukan Opini Publik (Analisa Wacana Twitter SBY). Jurnal Komunikasi, 262-266.



















39 Responses to "Komunikasi Verbal: Jenis Komunikasi dengan Kekuatan Kata"

Unknown said...

Komunikasi verbal dalam pelayanan darah yaitu pemberian kuisioner kepada calon donor, agar di isi sebenar"nya oleh si calon donor yang dilakukan secara tertulis oleh si calon donor

Unknown said...

Lalu Gede Wira Sentana
Contoh komunikasi yang verbal dalm elayanan darah yakni salah satunya pada saat inform consent karena pada saat seperti ini komunikasi harus bersifat lisan ataupun tulisan.

Anisa Kurnia Ikhtari said...

Komunikasi verbal dalam pelayanan darah misalnya, melakukan soialisasi untuk menarik minat masyarakat agar mau melalukan donor darah, meminta pendonor untuk mencuci lengan debelum dilakukannya tindankan, hingga meminta pendonor untuk datang lagi berkunjung melakukan sonor darah.. itu semua menggunakan komunikasi verbal, dimana kita mamberitahu kepada pendonor secara langsung atau menggunakan kata-kata.

Dwi Yuliyani said...

Komunikasi verbal contohnya pada waktu seleksi donor, dengan pertanyaan dari komunikator kepada komunikan,dan dijawab oleh komunikator.Kemudian setelah memberikan pertanyaan komunikator juga meberikan informasi penting untuk syarat-syarat lulus seleksi sebelum donor darah.

Rosita_ said...

Komunikasi verbal yang dilakukan dalam pelayanan darah sangat banyak sekali. seperti:
1. Mempersilakan pendonor untuk berbaring ditempat yang telah disediakan ( bed donor )
2. Meminta donor untuk menarik nafas saat jarum ditusukkan
3. pada saat pemeriksaan fisik pun meminta ijin untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah, mengambil darah untuk pemeriksaan hb, dll
semua komunikasi diatas dilakukan secara verbal dalam pelayanan darah.

Berliani Jati Sukma said...

Nama : Berliani jati sukma

Contoh komunikasi verbal dalam pelayanan darah : Saat kegiatan Rekruitmen donor dengan cara sosialisasi petugas dapat menjelaskan kepada calon pendonor mengenai kegiatan , manfaat , efek samping saat dilakukan donor darah . Komunikasi ini dilakukan dengan sebaik-baiknya agar calon pendonor tidak ragu saat melakukan donor darah .

Muhammad Naufal Azmi said...

Salah satu komunikasi verbal yang dilakukan dalam pelayanan darah yaitu pada saat proses seleksi pendonor, adanya form yang harus diisi oleh pendonor dan interview untuk memastikan kebenaran isiannya. Prosedur ini dilakukan untuk mendapatkan data dari calon pendonor sebelum dilakukan pengambilan darah. Proses komunikasi dilakukan dengan interview yang memiliki tujuan spesifik untuk mendapatkan riwayat kesehatan dari calon pendonor.

Nana adelia said...

Nana adelia
Contoh komunikasi verbal dalam pelayanan darah yaitu komunikasi antara petugas dengan pendonor baik itu Dari melakukan kuisioner, pemeriksaan hb, pemeriksaan berat badan, tekanan darah, pengambilan darah sampai dengan menanyakan keluhan setelah donor darah kepada pendonor.

Unknown said...

Bartolomeus
Komunikasi verbal dalam pelayanan darah misalnya, melakukan soialisasi untuk menarik minat masyarakat agar mau melalukan donor darah, meminta pendonor untuk mencuci lengan debelum dilakukannya tindankan, hingga meminta pendonor untuk datang lagi berkunjung melakukan sonor darah.. itu semua menggunakan komunikasi verbal, dimana kita mamberitahu kepada pendonor secara langsung atau menggunakan kata-kata.

Unknown said...

Patrisia PJK.
Contohnya seperti kita memberikan pemahaman kepada pendonor yg takut dengan jarum suntik.

Unknown said...

Maria RJ
Memberikan sosialisasi tentang manfaat donor darah, syarat donor darah,dll.

Faisal hanif alamsyah said...

Komunikasi dalam contoh nya yakni sebuah pematahan asumsi pasien oleh petugas kesehtan yang ada di sana guna memberi info atau pemahaman yang lebih lewat komunikasi verbal agar tidak terjadi suatu kesalahpahaman tentang pelayanan darah

Novalia Hadi Pratiwi said...

Komunikasi verbal dalam pelayanan darah misalnya memberikan inform consent pada calon pendonor , memberikan informasi tentang manfaat donor darah dan memberikan pemahaman pada calon pendonor agar tidak takut terhadap jarum suntik. Komunikasi ini perlu dilakukan supaya calon pendonor bisa menerima informasi dengan baik.

Akwila Bella PR said...

Contoh komunikasi dlm pelayanan darah yaitu petugas pelayanan darah memberikan penjelaskan kepada calon donor tentang donir darah ,efek samping donor darah dan alur donor darah.

Intan Aulia said...

Komunikasi verbal dalam pelayanan darah, misalnya ketika petugas AFTAP (pengambilan darah) akan melakukan pengambilan darah dan calon donor kebetulan adalah donor pemula yang masih merasa gugup dan takut dengan jarum donor yang ukurannya besar, maka petugas AFTAP memberikan penjelasan dan menenangkan calon pendonor itu untuk tetap tenang agar proses pengambilan donasi darah berjalan dengan lancar. Selain itu, petugas AFTAP juga bisa menjelaskan bahwa jarum yang digunakan ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan darah yang akan diambil, bila menggunakan jarum yang lebih kecil maka proses pengambilan donasi darah akan berjalan lama dan nantinya darah yang diambil tidak bisa digunakan untuk proses Transfusi Darah kepada pasien. Karena hal ini guna untuk meminimalisisr adanya kontaminasi bakteri pada darah.Sehingga dengan adanya penjelasan yang jelas dan efektif dari petugas AFTAP, calon pendonor tidak ragu lagi untuk menyumbangkan darahnya dan bisa mengurangi rasa gugupnya agar pengambilan darah bisa berjalan dengan lancar dan pendonor bisa menjadi puas dengan pelayanan petugas AFTAP.

Sylvia Jene said...

Komunikasi verbal dalam pelayanan darah sangat banyak dan bermacam-macam.misalnya seperti pada saat kita melakukan sosialisai dengan tujuan merekrut dan seleksi calon donor kita memberikan edukasi tentang manfaat dan efek samping dari mendonor darah.komunikasi verbal dalam bentuk tulisan contohnya seperti pada saat mendonor,darah dari pendonor tidak dapat digunakan untuk keperluan transfusi sehingga tindakan yang diambil oleh petugas pelyanan darah atau dokter adalah dengan membuat surat dan mengirimkan ke pendonor yang bersangkutan.
Sylvia Jene PLS

Unknown said...

Rifky Irvandi Maulana
Contoh komunikasi verbal dalam pelayanan darah adalah saat merekrut calon donor agar melakukan donor darah,tentunya dengan memberitahukan manfaat dari donor darah

Baiq Mita Sri Rahmani said...

Komunikasi verbal dalam pelayanan
komunikasi petugas dengan penerima darah saat petugas memberikqn informasi tentang berapa lama pemeriksaan uji silang serasi,harga yang harus dibayarkan dan sbgnya

Wiwik sundari said...

Wiwik sundari

Comtoh tentang komunikasi di pelayan darah ada berbagai macam, contohnya yaitu memberikan pemberitahuan lewat sms giteway kpd pendono, memberikan ucapan terimakasih yang sudah mendonorkan darahnya secara sukarela, mengadakan sosialisasi terhadap paguyuban donor darah di desa atau disekolah, mengadakan rapat antara kepala dan semua karyawan PMI.

Wiwik sundari said...

Wiwik sundari

Comtoh tentang komunikasi verbal di pelayan darah ada berbagai macam, contohnya yaitu memberikan pemberitahuan lewat sms giteway kpd pendono, memberikan ucapan terimakasih yang sudah mendonorkan darahnya secara sukarela, mengadakan sosialisasi terhadap paguyuban donor darah di desa atau disekolah, mengadakan rapat antara kepala dan semua karyawan PMI.

Nanda widya said...

Nanda widyaningrum

Contoh komunikasi verbal dalam pelayanan daraha dalah disaat merekrut calon donor supaya melakukan donor darah dengan baik,tentunya dengan memberitahukan manfaat dan efek samping dari donor darah kepada si pendonor-pendonor tersebut.

Laela Kanaya said...

Laela Kanaya

Contoh komunikasi verbal dalam pelayanan darah misalnya saat pengambilan darah petugas menanyakan apakah pendonor merasakan pusing atau tidak guna meminimalkan reaksi pasca donor.

Anas Ghalib said...

Komunikasi verbal banyak sekali dilakukan dalam pelayanan darah, namun menurut sy komunikasi yg terpenting dalam pelayanan darah yaitu saat rekrutmen donor. Skill berkomunikasi sangat dibutuhkan agar masyarakat menggerakkan hatinya untuk membantu sesama dengan cara mendonorkan darahnya

Kr said...
This comment has been removed by the author.
Kr said...

Kristina Bota Ruron
Contoh komunikasi verbal dalam pelayanan darah,memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar masyarakat paham manfaat melakukan donor darah, menyampaikan terima kasih kepada pendonor setelah melakukan pendonoran.

aulia dewi said...

contoh komunikasi verbal dalam pelayanan darah yaitu memberi pehamanan tentang informasi yang seharusnya dilakukan,sebelum dilakukan dan sesudah dilakukannya pendonoran. diantaranya kelebihan mendonor,efek samping yang didapat,dan memberi solusi beberapa makanan yg harus dikonsumsi

Maria Kurniati Open said...

Contoh komunikasi verbal dalam pelayanan darah:
1.Menanyakan informasi/data pendonor
2 Menjelaskan mengenai prosedur pendonoran darah.
3.Manfaat donor darah dll

Unknown said...

πŸ‘πŸ‘

Putri Liwun said...

Contoh komunikasi verbal dalam pelayanan darah:
Memberikan pemahaman tentang manfaat donor darah,efek samping donor darah dan berapa lama pemeriksaan uji silang serasi,menanyakan data pendonor.

Gell kelen said...

NAMA;YOSEP TUKAN KELEN

informasi pendonor
kejelasan prosedur pendonoran darah
kemanfaatan pendonorandarah

Maria stelamaris said...

Nama
Maria stelamaris pao Liwun

Contoh komunikasi verbal dalam pelayanan donor yaitu menanyakan identitas pendonor dan memberikan informasi penting terkait donor darah

Andriany setyawan dewi said...

Komunikasi verbal contoh komunikasi antara pendonor dan petugas donor saat cek hb, cek darah

Andriany setyawan dewi

Andriany setyawan dewi said...

Komunikasi non verbal contohnya ketika petugas menanyakan apakah anda sudah berah donor,manfaat donor dll

Andriany setyawan dewi said...

Komunikasi non verbal contohnya adalah komunikasi yang di lakukan petugas saat menanyai pasien apakah ia pernah donor sebelum nya,menjelaskan manfaat dan kegunaaan donor darah





Andriany setyawan dewi

Unknown said...

Materi yang sangat bermanfaat

Anonymous said...

Sangat bermanfaat sekali πŸ™πŸ»

Anonymous said...

Alhamdulillah saya jadi semakin paham mengenai komunikasi verbal

Unknown said...

Sangat bermanfaat bagi pembaca dan orang lain, menambah ilmu dan pelajaran baru

Anonymous said...

Materinya sangat bermanfaatπŸ‘πŸ™

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel