Pengantar Komunikasi Pelayanan Darah

Kebutuhan Darah dan Komunikasi

                Sebuah whatsapp group tiba-tiba ramai dengan permintaan golongan darah 0 untuk seorang kerabat mantan kepala markas PMI.  Saat itu dia membutuhkan 4 labu (kantong darah) dengan sifat segera karena untuk tindakan operasi. Siapapun yang memiliki golongan darah O diharapkan kesediaannya untuk datang ke Unit Transfusi Darah PMI dan menyatakan akan berdonor untuk pasien dengan identitas jelas yang dicantumkan di berita sosial media tersebut.

                Dalam kondisi normal, di Indonesia khususnya di wilayah Jawa Tengah (tempat tulisan ini dibuat), golongan darah O termasuk jenis golongan darah yang aman. Dalam arti jenis ini relatif aman tersedia di UTD maupun bank Darah. Baik itu di hari-hari biasa maupun di saat ramadhan/ bulan puasa. Kenapa? Karena mayoritas manusia memiliki golongan darah O. Namun dalam situasi pandemi Corona Virus saat ini, terjadi penurunan jumlah donasi secara signifikan di Unit Transfusi Darah. Oleh karena itu perlu ada kampanye tentang donor darah kepada masyarakat. Kampanye ini adalah salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan dalam bidang pelayanan darah.

Teknisi Bank Darah

                Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah menegaskan pentingnya Teknisi Bank Darah sebagai tenaga kesehatan yang bekerja di bidang pelayanan darah. Mereka  perlu memahami bagaimana melakukan komunikasi efektif, memberikan informasi dan edukasi khususnya di bidang pelayanan darah. Kompetensi  dapat melakukan komunikasi secara efektif merupakan kemampuan yang penting untuk mendasari sikap profesional  Teknisi Bank Darah dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Karena seluruh aktivitas baik ranah pribadi maupun publik tidak akan lepas dari komunikasi.

Saat ini komunikasi pelayanan darah telah menjadi mata kuliah di program studi Teknisi Bank Darah dengan bobot kredit 2 SKS. Tulisan ini merupakan modul yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar. Secara terperinci, Komunikasi pelayanan darah akan membahas tentang konsep dasar komunikasi informasi dan edukasi; komunikasi efektif berdasarkan rentang usia dan jenis kelamin; penerapan komunikasi di bidang pelayanan darah, seperti kepada calon pendonor, pendonor, keluarga pasien dan masyarakat; mengelola pesan dalam komunikasi tentang pelayanan darah; berkomunikasi dengan mitra, regulator dan pemangku kepentingan lainnya. Selain itu juga membahas tentang penerapan dan praktek komunikasi pada setiap alur pelayanan darah.

Terdapat 7 (tujuh) bab yang akan membahas mata kuliah ini, yaitu:

Bab 1 : Konsep dasar Komunikasi, Informasi dan Edukasi

Bab 2 : Hubungan Antar Manusia

Bab 3: Komunikasi Interprofesional

Bab 4: Penerapan komunikasi di bidang pelayanan darah pada kelompok tertentu

Bab 5: Penerapan komunikasi pada setiap alur pelayanan darah

Bab 6: Konseling pelayanan darah

Bab 7: Praktek komunikasi efektif dalam pelayanan darah

 

                Setelah mempelajari mata kuliah komunikasi pelayanan darah, mahasiswa mampu menerapkan komunikasi efektif dalam pelayanan darah kepada calon pendonor, pendonor, keluarga pasien, masyarakat serta mampu mengelola pesan ketika berkomunikasi dengan mitra, regulator dan pemangku kepentingan lain yang menjadi tanggung jawabnya.

                Untuk memudahkan Anda memahaminya, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk mengambil langkah-langkah belajar sebagai berikut:

Pertama, Pahami manfaat dan praktek komunikasi dalam aktivitas sehari-hari

Kedua, membaca secara berurutan materi yang ada di setiap bab

Ketiga, Praktek komunikasi efektif dengan teman sesama Mahasiswa

Keempat, Kerjakan latihan-latihan yang diberikan di setiap bab dan diskusikan dengan teman atau dosen jika menemukan hal yang kuran dipahami

Kelima, Jika membantu maka buatlah ringkasan agar Anda lebih mudah memahaminya

Keenam, keberhasilan Anda dalam memahami materi ini tergantung pada kesungguhan dan komitmen Anda. Untuk itu belajar dan berlatihlah dengan sungguh-sungguh.

                Kami berharap, modul ini nantinya dapat bermanfaat bagi mahasiswa teknisi bank darah pada khususnya dalam kegiatan belajar mata kuliah komunikasi. Sukses dan semangat belajar!

 

 

28 Responses to "Pengantar Komunikasi Pelayanan Darah"

Anisa Kurnia Ikhtari said...

Belakangan ini, saya jiga sering mendapat chat dari teman2 WhatsApp tentang kebutuhan darah untuk sesorang, misal "dibutuhkan segera darah golongam darah A sebayak 5 kantong", tapi ada 1 chat WhatsApp yang memberikan informasi yang benar-benar tidak lengkap, sehingga kita tidak percaya tentang chat WhatsAppnya tersebut, seperti tidak mencantumkan nama penerima darah bahkan tidak mencantumkan nomor yang bisa di hubungi.. kita sebagai pembaca pastinya kebingungan tentang informasi tersebut, dan secara spontan tidak percaya tentang isi chat terebut🙏🏻
Mungkin komunikasi sangat dibutuhkan dalam hal tersebut.

Unknown said...

Nama: Maria Rika Jawang
Nim : 2018.01.0045

Komunikasi di bidang TBD sangat penting.Petugas pelayanan harus melalukan komuikasi yang baik dengan pendonor, pasien maupun sesama petugas pelayanan. Komunikasi yang di lakukan juga harus efektif dan mudah di pahami. Petugas pelayanan yang menyampaikan pesan atau berkomunikasi harus jelas menyampaikannya dan bahasa yang di gunakan harus mudah di mengerti sehingga pendonor atau orang yang meneriman pesan dapat mengerti dengan baik dan komuikasi dapat berjalan lancar. Jadi komunikasi di bidang TBD sangat penting

Unknown said...

Nama: Maria Rika Jawang
Nim : 2018.01.0045

Komunikasi di bidang TBD sangat penting.Petugas pelayanan harus melalukan komuikasi yang baik dengan pendonor, pasien maupun sesama petugas pelayanan. Komunikasi yang di lakukan juga harus efektif dan mudah di pahami. Petugas pelayanan yang menyampaikan pesan atau berkomunikasi harus jelas menyampaikannya dan bahasa yang di gunakan harus mudah di mengerti sehingga pendonor atau orang yang meneriman pesan dapat mengerti dengan baik dan komuikasi dapat berjalan lancar. Jadi komunikasi di bidang TBD sangat penting

Unknown said...

Nama :Alfida Febriana
NIM : 2018.01.0034
komunikasi di bidang pelayanan darah sangatlah penting bagi pendonor maupun pasien, karena tidaklah semua pasien dan pendonor mengerti tentang misal manfaat donor, serta efek samping donor. Maka dari itu sebagai petugas pelayanan darah harus mengetahui tentang pelayanan darah, contoh pada masyarakat awan yg masih belum mengerti bahwa pembayaran yg dilakukan pasien adl biaya pengganti pengolahan darah, nah seorang petugas harus bisa menjelaskan kpd pasien ataupun pendonor.

Unknown said...

Nama : Patrisia Paula Jawa Kelen
NIM : 2018.01.0049

Manusia merupakan maklum sosial, pastinya selalu membutuhkan orang lain dalam menjalankan sehidupan sehari-hari.Hubunagan dengan orang lain akan terjalin bila kita melakukan komunikasi antar sesama.Komunikasi bisa memberikan dampak yg baik dan begitu juga sebaliknya.
Sama halnya dengan komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien.Memberikan pemahamam yang baik pada pendonor sangat mempengaruhi mental pendonor tersebut.memberikan penjelasan yg baik tentang manfaat donor sangat bermanfaat bagi para pendonor.Secara tidak langsung kita sebagai tenaga kesehatan merekrut pendonor untuk mendonorkan darahnya bagi sesama yang membutuhkan.
TerimaKasih.

Berliani Jati Sukma said...

Nama : Beriani Jati Sukma
Nim : 2018.01.0038

Komunikasi dibidang pelayanan transfusi darah sangatlah penting . Mengap sangat penting? Karena tidak semua pendonor atau pasien yang menerima darah tidak mengerti apa pentingnya donor darah . Salah satu tugas dari teknisi transfusi darah adalah memberika informasi tentang syarat, manfaat maupun efek samping dari donor darah , yang disampaikan secara jelas agar pendonor maupun pasien dapat memahami segala sesuatu yang terkait dengan donor darah agar tidak ada kesalahpaham . Banyak diluar sana yang sering salah paham tentang pembayaran darah , bahwa pembayaran darah adalah biaya yang digunakan untuk penggati alat, bahan yang digunakan saat pengolahan darah agar darah yang akan diberikan kepada pasien menghasilkan darah yang baik dan berkualitas .

Unknown said...

NAMA: BARTOLOMEUS LEDUN ODJAN
NIM : 2018.01.0037

Komunikasi mempunyai unsur peranan yang sangat penting seperti komunikator, komunikan, pesan, symbol, efek,umpan balik ,suasana dan gangguan.
Tanpa adanya semua unsur-unsur proses komunikasi ini ,komunikasi antara pihak teknisi dan pendonor / pasien tidak berjalan dengan baik.dengan adanya efek/umpan balik maka ada masukan pebedaan yang akan disatukan

Unknown said...

Nama : Rifky Irvandi Maulana
NIK : 2018.01.0050
Komunikasi di bidang pelayanan darah sangat penting dan dibutuhkan agar dapat terwujud nya sebuah pemahaman bagi donor maupun calon donor, karna saya pernah ditanyakan pertanyaan oleh teman saya seputar donor darah,tentu saja saya menjawab dengan sepengetahuan saya.Dan dari sanalah saya lebih yakin bahwa konunikasi itu sangat penting, khususnya bagi donor/calon donor agar dapat mengetahui informasi seputar donor darah. Terlebih lagi sebagai petugas kita harus memiliki pengetahuan yang cukup dalam bidang pelayanan darah. Jadi agar dapat tercapainya komunikasi yg baik,harus di pelajari ilmu komunikasi dan ilmu seputar bidang pelayanan darah.

Nanda widya said...

Nama : Nanda Widyaningrum
Nim : 2018.01.0047

Komunikasi dibidang TBD sangatlah penting. Seperti masyarakat awam yang masih belum mengerti tentang manfaat donor, serta efek samping dll. Maka dari itu seorang petugas pelayanan darah harus bisa menjelaskan kpd pasien atau pendonor dengan komunikasi yang jelas dan mudah dipahami.

Wiwik sundari said...

Nama : Wiwik Sundari
NIM : 2018.01.0053

Komunikasi di bidang TBD sangatlah penting karena pelayanan kesehatan harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Seperti bagi pendonor pertama kali untuk mendonorkan darahnya kita harus memberikan sosialiasasi tentang manfaat, syarat, efek samping donor dan pelayanan bagi pasien untuk tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memproses darah untuk pasien tersebut.Jadi tanpa adanya komunikasi pelayanan kesehatan khususnya dibidang TBD kurang maksimal karena bisa jadi menimbulkan salah informasi atau misskomunikasi.

Novalia Hadi Pratiwi said...

Nama : Novalia Hadi Pratiwi
NIM : 2018.01.0048

Komunikasi dalam bidang TBD itu sangat penting bagi petugas dan pendonor dimana pada saat melakukan transfusi darah disitu pendonor akan diberikan penjelasan mengenai hal efek samping donor darah , syarat donor , manfaat donor darah dengan menggunakan komunikasi yang efektif supaya dapat dipahami oleh sipendonor. Komunikasi ini sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh para petugas karena pendonor tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh darahnya selanjutnya disini kita juga bisa menjelaskan bahwa darah yang telah diambil atau didonorkan bisa kita lakukan dengan pengolahan darah selanjutnya yang dimana kita akan mendapatkan darah yang baik , aman, dan berkualitas. Dan disini kita juga bisa menjelaskan kepada pendonor maupun masyarakat yang masih belum mengerti akan pembayaran darah nah disini kita bisa menjelaskan nya bahwa pembayaran darah yang dimaksud itu adalah biaya yang digunakan untuk pengganti alat , pengolahan darah juga , ini adalah tugas dari seorang petugas untuk menjelaskan semuanya kepada pendonor maupun masyarakat dengan menggunakan komunikasi yang efektif.

Akwila Bella said...

Nama : Akwila Bella P.R
NIM. : 2018.01.0033
Komunikasi dalam bidang TBD sangatlah penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat,sekarang ini banyak masyarakat yang belom paham tentang donor darah bahkan masih banyak masyarakat yang takut untuk mendonorkan darahnya dengan berbagai alasan seperti takut ditusuk jarum suntik bahkan ada yang masih berfikirkan jika tertular penyakit, tentunya sebagai petugas pelayanan darah membutuhkan komunikasi untuk meluruskan pandangan pandangan masyarakat yang masih kurang tepat,berkomumikasi kepada masyarakat juga harus menggunakan bahasa yang mudah di pahami.

Nana adelia said...

Nama:Nana adelia
Nim :2018.01.0046
Komunikasi tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, baik itu komunikasi Yang dilakukan antara individu maupun kelompok, oleh sebab itu komunikasi dengan Cara Yang baik itu sangat penting, khususnya di bidang pelayanan darah , komunikasi yang dilakukan antara petugas dengan pendonor haruslah baik agar tujuan antara kedua belah pihak bisa terwujud.
Pendonor bisa mengetahui bagaimana pentingnya donor darah , dan petugas juga bisa mengetahui bagaimana cara merekrut pendonor dengan baik, dan itu semua tidak lepas dari komunikasi yang baik.

Dwi Yuliyani said...

Dwi Yuliyani
2018.01.0039

Komunikasi dibidang TBD sangat penting,denagna Danya komunikasi masyarakat yg mau menyumbangkan darah,membutuhkan darah ,akan terpenuhi dengan adanya komunikasi.komunikasi yang efektif untuk mengetahui informasikan secara jelas dan secara berurutan.Dengan adanya komunikasi pendonor bisa mengerti apa syarat²nya dan yang membutuhkan darah mengetahui alur yang harus dilakukan supaya mendapatkan darah dengan mudah.

Rosita said...

Dalam kondisi normal saja masih banyak orang yang belum sadar akan pentingnya donor darah, apalagi dalam situasi pandemi covid 19 ini stok akan darah semakin sangat dibutuhkan karena menurun drastisnya para pendonor darah. dalam kondisi ini pentingnya komunikasi dalam bidang pelayanan darah untuk memberi pengertian kepada para pendonor dan calon pendonor.
Selain itu pentingnya komunikasi melalui media massa untuk mengajak masyarakat bergabung menyumbangkan darahnya. bagaimana cara menyampaikan pesan, pengetahuan yang cukup dibidangnya juga sangat mempengaruhi hasil dari komunikasi itu sendiri. kemampuan berkomunikasi pun juga harus di asah secara terus menerus meskipun komunikasi sebenarnya sudah kita pelajari sejak lahir, salah satunya dengan adanya pembelajaran tentang komunikasi / ilmu berkomunikasi itu sendiri.

Yusril ardiansyah said...

Nama:yusril ardiansyah
Nim : 2018.01.0054
Dalam bersosialisasi di masyarakat dibutuhkan pemahaman dalam berkomunikasi yang baik dan benar agar si penerima informasi dapat memahami dengan mudah apa yang kita bicarakan,begitu pula dalam bidang pelayanan darah dibutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik agar masyarakat dapat sadar bahwa pentingnya mendonorkan darah untuk membantu sodara-sodata kita yang sedang sakit,oleh karena itu kemampuan dalam berkomunikasi diperlukan demi mencapai tujuan tersebut

Baiq Mita Sri Rahmani said...

Nama : Baiq Mita Sri Rahmani

menurut saya dengan adanya pandemi covid 19 ini pihak UTD PMI/RS memerlukan komunukasi yang lebih intens kepada masyarakat umun terkait penyumbangan darah dan resikonya jika menyumbangkan darah dalam situasi pandemi seperti ini diperlukan informasi yang lebih efektif dan terpercaya, mungkin akan lebih bisa dipercaya jika petugas TBD lansung atau yang memiliki kompetensi di bidang pelayanan darah yang menyampaikan informasi sehingga masyarakat tidak ragu dan termakan hoax tentu saja dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah di fahami.sehingga stok di UTD PMI/RS dapat memenuhi kebutuhan seperti biasanya, untuk itu dibutuhkan komunikasi yang baik dan efektif terhadap pemegang otoritas baik di nasional maupun di daerah-daerah terkait aturan dan tata cara pelaksanaan pengambilan darah di UTD maupun mobile unit.

Unknown said...

Nama: Lalu gedr wira sentana
Nim : 2018.01.0043

Dalam kehidupan sehari-hari saja komunikasi itu sangatlah penting apalagi di saat wabah dunia seperti saat ini, komunikasi yang sangat intens sangat-sangat dibutuhkan guna meningkatkan minat atau kepercayaan orang banyak terkait pelayanan darah, mulai dari recrutmen donor hingga bagaimana darah itu dikatakan baik(sehat) sehingga dapat ditransfusikan, dan tentunya petugas pelayanan darah khususnya mahasiswaTeknologi Bank Darah (TBD) harus mengusai hal seperti itu.

Unknown said...

Nama:faisal hanif alamsyah
Dalam bidang kesehatan terutama teknologi bank darah sangat di perlukan interaksi komunikasi antara donor dan tenaga kesehatan,karna dalam penerapan nya butuh keterbukaan,dan komplek nya sesutau yang berhubungan dengan darah,suapaya terjadinya sinkronitas dalam pelaksanaan,seprti pengambilan darah,skreening dan lain lain,supaya tercipta nya informasi yang akurat

Andriany setyawan dewi said...

ANDRIANY SETYAWAN DEWI
PRODI TEKNOLOGI BANK DARAH
Menurut saya mengasah kemampuan komunikasi memanglah penting terlebih bagi tenaga kesehatan(baik teknologi bank darah maupun yang lain) karena komunikasi adalah jembatan cara memahami antara satu sama lain individu .. jadi lewat komunikasilh kita memahami keluhan,keadaan, dan lain laim dari seseorang oleh sebab itu komunikasi perlu di latih supaya bisa mudah di pahami, singkat padat namun jelas

Laela Kanaya said...

Nama: Laela Kanata

Dalam kondisi seperti ini sangatlah penting untuk memberikan informasi, sosialisasi, atau pemahaman kepeda masyarakat tentang pentingnya donor darah.
Kita juga sebagai petugas pelayanan darah harus memiliki kemampuan dan pemahaman lebih, baik dalam bidang pelayanan darah itu sendiri atau kemampuan dalam berkomunikasi.
Misal, seorang pendonor yang datang ke UTD untuk mendonorkan darah. Setelah di cek, ternyata HBnya rendah dan tidak memenuhi kriteria syarat donor. Petugas harus menjelaskan alasan mengapa pendonor tersebut tidak dapat mendonorkan darahnya dengan kalimat yang jelas dan mudah di pahami agar tidak terjadinya kesalahpahaman dan demi mencapai komunikasi yang baik dan efektif.

Unknown said...

Elsa novi Saputri

Tidak hanya komunikasi yg baik, tapi juga perlu edukasi yg baik untuk mengedukasi masyarakat tentang guna dan manfaat donor darah

Kurniati Open said...

Maria Kurniati Manggina Open.

Komunikasi dalam Bidang TBD itu sangat penting.Karena sebagai calon teknisi bank darah
kita harus berkomunikasi yg baik dan benar agar informasi yg disampaikan tidak disalah artikan oleh orang lain. Komunikasi yg efektif bukan hanya kepada pendonor tetapi juga kepada keluarga dan Masyarakat.

Intan Aulia said...

Komunikasi adalah suatu cara seseorang dalam menyampaikan suatu pendapat ataupun informasi, tak hanya dalam bidang keseharian dan politik. Komunikasi dalam bidang transfusi darah salah satunya, komunikasi yang baik dalam bidang ini dapat mempermudah seseorang baik itu pendonor, pasien, penerima darah, tenaga teknis pelayanan darah, maupun mahasiswa yang masih belajar tentang apa itu ilmu transfusi darah. Akhir-akhir ini saya juga mendapat informasi tentang stok darah di Unit Donor Darah PMI yang semakin menipis, maka dari itu ditengah pandemi corona seperti ini, peran adanya ilmu Komunikasi sangat diperlukan. Karena komunikasi seputar informasi tentang ketersediaan darah sangat dibutuhkan oleh pasien penerima darah, sehingga secara cepat darah bisa ditransfusikan kepada pasien. Tidak hanya itu, ditengah pandemi corona seperti ini, institusi pendidikan harus diliburkan dan sistem pembelajaran dilakukan dengan online. Pembelajaran yang dilakukan secara online juga merupakan contoh komunikasi. Agar komunikasi dapat berjalan dengan baik dan tujuan yang diinginkan tercapai, maka mempelajari dan memahami tentang apa itu Ilmu Komunikasi sangat perlu, agar hal yang ingin kita sampaikan bisa dipahami oleh lawan bicara kita atau orang lain.

Putri Liwun said...

Feliksia Putri Bunga Liwun

Komunikasi itu sangat penting dalam melangsungkan kehidupan. Dalam pelayanan kesehatan entah dengan pasien atau pendonot setidakx terlebih dahulu kita membangun komunikasi yg baik sperti memberikan penjelasan tentang manfaat dari donor, efek yang akan terjadi, agar proses berjalan dengan lancar dan aman sesuai yang direncanakan bersama

Kr said...

Kristina Bota Ruron


Komunikasi di bidang pelayanan darah sangatlah penting, petugas pelayanan harus melakukan komunikasi yang baik dengan semua pihak terutama dengan pendonor agar mereka mereka memahami bagaimana manfaat donor darah

Kr said...

Kristina Bota Ruron


Komunikasi di bidang pelayanan darah sangatlah penting, petugas pelayanan harus melakukan komunikasi yang baik dengan semua pihak terutama dengan pendonor agar mereka mereka memahami bagaimana manfaat donor darah

Unknown said...

Juckey Kusuma Sanjaya

Komunikasi sangatlah penting, terlebih di bidang transfusi darah. Fungsinya adalah untuk menginformasikan kepada pendonor atau calon pendonor mengenai apa saja manfaat dalam mendonor, syarat menjadi pendonor, dan apa efek samping dari donor darah. Agar calon pendonor mengerti mengenai donor darah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel